Jambidalamberita.id, JAMBI - Kisah haru dialami Maya Sumiati (54), warga RT 19, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, yang sempat terlantar dengan kondisi luka operasi terbuka. Kini, ia akhirnya mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setelah berbagai pihak turun tangan membantu.
Sebelumnya, Maya harus menahan rasa sakit cukup lama usai menjalani operasi batu empedu di RSUD Raden Mattaher Jambi. Luka bekas operasi yang semestinya berangsur pulih justru kembali terbuka. Kondisi ekonomi yang terbatas membuatnya tidak mampu melanjutkan pengobatan.
Situasi tersebut kemudian menarik perhatian anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Maria Magdalena. Ia langsung mendatangi rumah korban setelah menerima laporan dari warga pada Senin sore (6/4/2026).
Melihat kondisi Maya yang memprihatinkan, Maria segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi layanan darurat Public Safety Center 119 untuk proses evakuasi. Maya kemudian dibawa ke RS Abdul Manap guna mendapatkan penanganan intensif.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Elvi Roza, memastikan bahwa pasien kini telah mendapatkan perawatan yang dibutuhkan. Ia menjelaskan, koordinasi lintas instansi dilakukan secara cepat untuk membantu proses penanganan.
Pihak terkait yang terlibat antara lain RT setempat, puskesmas, kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, hingga BPJS Kesehatan. Bahkan, status kepesertaan BPJS Maya juga telah diaktifkan kembali agar seluruh biaya pengobatan dapat ditanggung.
Penanganan cepat ini memberi harapan baru bagi Maya untuk pulih. Kasus ini sekaligus menjadi contoh bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan medis segera. (*)