Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu proses otopsi yang akan dilakukan oleh tim forensik di RS Bhayangkara Jambi. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk mengungkap kasus ini lebih jauh.
Selain itu, Polres Tanjab Timur mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Sadu dan sekitarnya, agar segera melapor jika merasa kehilangan anggota keluarga.
“Kami meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek Sadu atau langsung ke Polres Tanjab Timur, agar dapat membantu proses identifikasi,” tambahnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai identitas tengkorak maupun dugaan penyebab kematian. Polres Tanjab Timur masih terus melakukan penyelidikan sambil menunggu hasil otopsi.
Penemuan tersebut sebelumnya sempat menggegerkan warga setempat, mengingat lokasi ditemukannya tengkorak berada di area yang jarang dilalui masyarakat.
Pihak kepolisian memastikan akan terus mengusut kasus ini secara serius hingga menemukan titik terang. (*)