Jambidalamberita.id, JAMBI - DPRD Provinsi Jambi mendorong percepatan penyelesaian jalan khusus (hauling) angkutan batu bara sebagai solusi mengatasi kemacetan sekaligus menjaga iklim investasi tetap kondusif di daerah tersebut.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, menyampaikan hal itu usai menerima audiensi serta surat resmi dari Pemuda Pancasila yang menyoroti persoalan kemacetan akibat aktivitas truk batu bara.
Menurut Hafiz, persoalan lalu lintas yang ditimbulkan angkutan batu bara telah menjadi isu krusial karena berdampak langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Oleh sebab itu, pembangunan jalan khusus dinilai sebagai solusi jangka panjang yang harus segera dituntaskan.
Ia menjelaskan, proyek tersebut sempat ditargetkan rampung pada 2024. Namun hingga memasuki 2026, penyelesaiannya belum terealisasi sepenuhnya akibat berbagai kendala teknis di lapangan, mulai dari persoalan pembebasan lahan hingga perizinan penggunaan kawasan hutan produksi.
Sebagai langkah konkret pengawasan, DPRD berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) percepatan jalan batu bara. Melalui pansus tersebut, legislatif dapat memanggil berbagai pihak terkait guna menghimpun informasi dan merumuskan solusi percepatan yang tepat.
Selain mengurai kemacetan dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas, keberadaan jalan hauling juga diyakini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi dari sektor pertambangan dan logistik.
Hafiz menegaskan dorongan percepatan ini murni demi kepentingan masyarakat luas dan bukan bermuatan politik. Ia berharap seluruh elemen dapat mendukung penyelesaian proyek strategis tersebut agar rampung sesuai target.
Berdasarkan hasil rapat terakhir di rumah dinas gubernur, progres pembangunan jalan khusus batu bara diharapkan dapat diselesaikan pada Agustus atau September 2026. (*)