Jambidalamberita.id, JAMBI – Komisi III DPRD Provinsi Jambi melakukan konsultasi strategis ke Direktorat Jenderal Bina Marga dan Komisi V DPR RI pada 10 Februari 2026. Agenda tersebut difokuskan pada penyampaian kondisi terkini infrastruktur jalan nasional dan jalan provinsi di wilayah Jambi yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan serius.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Ansori Hasan, menjelaskan bahwa pihaknya membawa sejumlah catatan penting terkait kerusakan ruas jalan, terutama di jalur strategis seperti lintas timur. Jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan distribusi logistik antarwilayah dan menopang aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kita menyampaikan kondisi jalan nasional dan provinsi di Jambi yang masih menunjukkan tantangan kerusakan, terutama pada jalur lintas timur," akunya.
Komisi III, kata Ansori, juga menyampaikan bahwa, Pemerintah Daerah memerlukan anggaran yang cukup besar, mengingat kerusakan jalan di Provinsi Jambi cukup memprihatinkan dengan kondisi anggaran yang terbatas.
"Kita juga mempertanyakan apakah ada anggaran yang sudah dialokasikan dari APBN Tahun anggaran 2026 untuk Provinsi Jambi dalam Pembangunan Jalan maupun perbaikan jalan," jelasnya.
Selain itu, DPRD Jambi juga mengusulkan agar beberapa ruas jalan provinsi yang memiliki peran vital dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang pendanaan dari pemerintah pusat sehingga proses pembangunan dan rehabilitasi jalan bisa berjalan lebih optimal.
"Biaya perbaikan jalan butuh biaya cukup besar," pungkasnya.