Metronews

Bupati Merangin Dorong 46 Desa Blank Spot Disentuh Komdigi

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 10 Feb 2026 09:04 WIB

Reporter : Iqbal

Editor : Wira

Kadis Kominfo Kabupaten Merangin menyerahkan usulan pembangunan BTS ke Komdigi untuk mengatasi desa blank spot. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Bangko – Pemerintah Kabupaten Merangin terus mendorong pemerataan akses digital. Bupati Merangin H M Syukur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara resmi mengusulkan 46 desa yang masih blank spot kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta.

Usulan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Merangin Ahmad Khoiruddin AS, yang mewakili Bupati dalam audiensi bersama jajaran Komdigi. Langkah ini dinilai krusial mengingat luas wilayah Merangin yang menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan jaringan telekomunikasi.

Kabupaten Merangin merupakan daerah terluas di Provinsi Jambi dengan luas mencapai 7.679 kilometer persegi, terdiri dari 24 kecamatan, 205 desa, dan 10 kelurahan. Kondisi geografis tersebut membuat sebagian wilayah, khususnya desa-desa pinggiran, belum tersentuh layanan internet.

“Merangin memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga Geopark Merangin yang telah diakui UNESCO. Karena itu, internet kini bukan lagi kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan dasar,” ujar Bupati sebagaimana disampaikan Ahmad Khoiruddinm, Senin (9/2).

Baca Juga:

Setahun Maulana–Diza Pimpin Kota Jambi, 11 Program Unggulan Tetap Gas di Tengah Tekanan Global

Dari total desa dan kelurahan yang ada, masih terdapat 46 desa tanpa akses jaringan internet. Menurut Akhoi—sapaan akrab Kadis Kominfo—sebagian besar desa blank spot berada di wilayah terpencil dengan jumlah penduduk relatif sedikit dan jarak tempuh yang cukup jauh.

“Kondisi itu membuat penyedia layanan belum tertarik membangun menara BTS. Di sisi lain, kemampuan APBD Merangin untuk membangun infrastruktur telekomunikasi juga sangat terbatas,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, Kadis Kominfo Merangin didampingi Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, dan diterima langsung oleh Staf Khusus Kementerian Komdigi Bidang Komunikasi dan Politik, Arnanto Nurprabowo.

Pada kesempatan itu, pihak Komdigi memaparkan sejumlah program prioritas tahun 2026, di antaranya pembangunan dan intervensi 700 titik tower BTS di seluruh Indonesia, Program Kampung Internet, peningkatan kapasitas SDM ASN dan masyarakat di bidang digital, hingga pelatihan pengembangan produk digital.

“Kami berharap setiap tahun jumlah desa blank spot di Merangin terus berkurang melalui intervensi Kementerian Komdigi dan dukungan provider swasta,” harap Akhoi.

Ia menegaskan, ketersediaan infrastruktur internet akan berdampak besar terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola pemerintahan desa.

Sebagai langkah awal, Pemkab Merangin menyerahkan proposal pembangunan BTS untuk tiga desa di Kecamatan Tiang Pumpung. Proposal tersebut telah diunggah melalui aplikasi E-Signal dan BAKTI Komdigi.

“Untuk desa-desa lainnya, proposal akan kami susulkan,” tutup Akhoi. (*)

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER