Jambidalamberita.id, Kota Jambi – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi menggelar pasar murah untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan kebutuhan pokok. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 24 Februari 2026 dan menyasar seluruh kecamatan di Kota Jambi.
Program pasar murah tersebut digelar sebagai respons atas dinamika harga pangan yang fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah daerah menilai, peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan berpotensi menekan pasokan dan memicu kenaikan harga jika tidak diimbangi dengan intervensi yang tepat.
Wali Kota Jambi Maulana menegaskan, operasi pasar merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mengendalikan inflasi sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi penting agar lonjakan permintaan tidak berujung pada gejolak harga di tingkat konsumen.
Ia menjelaskan, melalui program ini Pemkot Jambi menargetkan sedikitnya empat ribu keluarga penerima manfaat. Bahan pokok disalurkan dengan harga bersubsidi agar harga sembako di pasaran tetap terkendali. Penyaluran dimulai dari wilayah Jambi Timur dengan ratusan penerima, lalu berlanjut secara bertahap ke kecamatan lain.
Selain membantu pemenuhan kebutuhan harian warga menjelang Ramadan, Maulana berharap kegiatan ini turut memperkuat nilai kebersamaan dan kesalehan sosial. Ia juga menyampaikan rencana penyaluran bantuan bagi warga kurang mampu dari komunitas Tionghoa bertepatan dengan perayaan Imlek, yang akan dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jambi.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Jambi Nella Ervina menyampaikan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi berlapis. Data bersumber dari basis data ekonomi nasional dan diverifikasi kembali di tingkat kecamatan guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Setiap paket sembako memperoleh subsidi pemerintah sebesar Rp 50.000. Dengan nilai paket Rp 162.000, masyarakat hanya perlu menebus Rp 112.000 Paket tersebut berisi beras premium lima kilogram, gula pasir dua kilogram, minyak goreng dua liter, serta satu kaleng susu kental manis.
Pendanaan kegiatan ini bersumber dari APBD Kota Jambi melalui program stabilisasi harga barang kebutuhan pokok dan barang penting, khususnya pada subkegiatan operasi pasar reguler dan pasar khusus. Dengan skema subsidi tersebut, harga yang diterima masyarakat berada di bawah harga pasar sehingga diharapkan mampu menahan laju inflasi menjelang Ramadan.
Kegiatan pasar murah ini turut dihadiri perwakilan BULOG Kantor Wilayah Jambi, unsur Forkopimda Kota Jambi, jajaran organisasi perangkat daerah, mitra sponsor, serta masyarakat Kelurahan Tanjung Sari yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan awal.(***)