Jambidalamberita.id, Bangko - Semangat menuntut ilmu terbukti tidak mengenal batas usia. Hal itu tercermin dari sosok Mbah Wiji, nenek berusia 97 tahun asal Desa Pelakar Jaya, yang tercatat sebagai wisudawati tertua dalam prosesi wisuda 147 peserta Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Rumah Dinas Bupati Merangin, Sabtu (7/2/26).

Mengenakan toga dengan langkah yang masih tegap, kehadiran Mbah Wiji menjadi simbol inspiratif bagi peserta lain dari Kecamatan Pamenang dan Renah Pamenang. Bupati Merangin, M. Syukur, yang memimpin langsung prosesi wisuda tersebut, mengapresiasi tinggi energi positif para peserta.
"Lansia itu hanya slogan. Di mata saya, bapak dan ibu semua tetap berjiwa muda karena semangatnya yang luar biasa," ujar Bupati M. Syukur dengan hangat.
Program Selantang merupakan inisiatif BKKBN yang bertujuan membentuk lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. Program ini menerapkan pendekatan pembelajaran orang dewasa atau andragogi, dengan materi yang mencakup aspek kesehatan, sosial, hingga penguatan keterampilan agar lansia tetap memiliki kualitas hidup yang baik di usia lanjut.
Bupati menekankan bahwa melalui Selantang, para lansia didorong untuk tetap bergerak aktif dan tidak hanya berdiam diri. Dengan tubuh yang sehat dan produktivitas yang terjaga, para wisudawan ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda di Kabupaten Merangin.
Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Jambi, Dinas BKKBN, Dinas Kesehatan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Merangin, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap peningkatan kualitas hidup lansia.