Jambidalamberita.id, Jambi - Pembangunan jalan khusus angkutan batu bara di Provinsi Jambi kian mendekati realisasi. Pemerintah Provinsi Jambi memastikan persetujuan penggunaan kawasan hutan (PPKH) untuk dua perusahaan pengelola jalan khusus telah diselesaikan.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Andri Yushar Andria, menyebutkan bahwa PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) dan PT Inti Bangun Sarana (IBS) telah mengantongi izin dari Kementerian Kehutanan untuk melintasi kawasan hutan produksi.
“Ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan infrastruktur pendukung industri pertambangan di Jambi,” kata Andri di Jambi.
Dengan keluarnya persetujuan tersebut, hambatan utama terkait pemanfaatan kawasan hutan untuk jalur angkutan batu bara dinilai sudah teratasi. Artinya, pembangunan jalan khusus tidak lagi terkendala aspek perizinan kehutanan.
Meski demikian, PT SAS masih menghadapi kendala administratif berupa proses penandatanganan laporan lapangan oleh para saksi pendamping. Kendala ini bersifat prosedural dan saat ini sedang dicarikan solusi agar tidak menghambat tahapan berikutnya.
Secara umum, PT SAS telah memperoleh persetujuan pengelolaan hutan produksi seluas sekitar 92 hektare, sementara PT IBS berada pada tahap akhir penetapan tata batas kawasan. Lokasi hutan produksi tersebut berada di wilayah Kabupaten Batang Hari dan Sarolangun.
Andri menegaskan, dengan tuntasnya izin PPKH ini, pembangunan jalan khusus batu bara diharapkan dapat segera berjalan dan mengurangi ketergantungan angkutan batu bara pada jalan umum.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris sebelumnya menekankan pentingnya percepatan pembangunan jalan khusus saat memimpin rapat evaluasi akhir Januari lalu. Ia meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi agar proyek tersebut tidak kembali terhambat.
Menurut Al Haris, keterlibatan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, kejaksaan, dan DPRD menunjukkan komitmen serius dalam menyelesaikan persoalan, mulai dari pembebasan lahan hingga persetujuan masyarakat.
“Pembangunan jalan khusus ini wajib direalisasikan. Semua persoalan yang tersisa akan kita selesaikan bersama,” tegasnya.
Pemprov Jambi menilai keberadaan jalan khusus batu bara sangat strategis untuk mendukung pemanfaatan sumber daya mineral, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan negara. (*)