Metronews

Pemkab Muaro Jambi Stop Sementara Dapur MBG, Cegah Kejadian Keracunan Makanan Terulang

0

0

jambidalamberita |

Senin, 02 Feb 2026 08:07 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Sekda Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono tegaskan pengelola dapur MBG taat prosedur operasi cegah kejadian keracunan makanan terulang - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Muaro Jambi – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengambil langkah tegas menyusul dugaan keracunan massal yang dialami ratusan pelajar usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh pengelola dapur MBG diminta memperketat standar operasional prosedur (SOP) demi menjamin keamanan pangan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, menegaskan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib menjalankan SOP secara ketat, mulai dari kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, hingga standar gizi yang ditetapkan.

Menurutnya, insiden tersebut diduga kuat terjadi akibat kelalaian dalam penerapan SOP. Ia menilai, jika prosedur dijalankan dengan benar, kasus serupa seharusnya dapat dihindari.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah memutuskan menghentikan sementara layanan makan bergizi gratis di sekolah-sekolah sambil menunggu hasil investigasi dan uji laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.

Pemkab Muaro Jambi juga mendukung penuh proses pendalaman kasus yang dilakukan oleh Satuan Tugas Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, keputusan akhir terkait kelanjutan operasional dapur MBG tetap berada di tangan pihak berwenang.

Sementara itu, Direktur RSUD Ahmad Ripin, Agus Subakti, menyampaikan bahwa hingga Sabtu siang puluhan pasien masih mendapatkan perawatan medis. Sebagian pasien menjalani rawat inap, rawat jalan, serta terdapat beberapa yang dirujuk ke rumah sakit rujukan di Kota Jambi.

Kabar baiknya, kondisi sejumlah pasien yang dirawat mulai membaik dan sebagian dijadwalkan sudah dapat dipulangkan. Meski demikian, pihak rumah sakit mencatat adanya tambahan pasien baru dari salah satu pondok pesantren.

Di sisi lain, Sekretaris Satgas MBG Provinsi Jambi, Johansyah, memastikan dapur MBG tetap ditutup sementara hingga tim terkait menyatakan situasi benar-benar aman. Proses investigasi dan pemeriksaan laboratorium masih terus berlangsung.

“Operasional dapur akan dievaluasi secara menyeluruh dan baru dibuka kembali setelah dinyatakan aman,” tegasnya.

 

 

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER