Jambidalamberita.id, SAROLANGUN – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Sarolangun justru menorehkan capaian membanggakan.
Biaya listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) berhasil ditekan hampir 60 persen, tanpa mengurangi kualitas penerangan.
Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya penghematan anggaran daerah yang dilakukan atas arahan Bupati Sarolangun H. Hurmin, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan yang aman dan nyaman, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.
Kepala Dinas Perkim Sarolangun, Drs. Tarmizi, melalui Kabid Kawasan Permukiman Bustari, ST, menjelaskan bahwa sebelumnya Pemkab Sarolangun harus membayar tagihan listrik lampu jalan sekitar Rp360 juta per bulan.
Namun sejak Desember 2025, angka tersebut turun drastis menjadi sekitar Rp170 juta per bulan.
“Penurunan ini sangat signifikan. Artinya, hampir 60 persen anggaran berhasil kita hemat,” ujar Bustari saat diwawancarai.
Bustari mengungkapkan, penghematan ini dicapai melalui beberapa langkah strategis. Salah satunya dengan berkoordinasi langsung dengan PLN agar lampu jalan yang sebelumnya belum menggunakan sistem amper, kini dihitung berdasarkan pemakaian riil, bukan lagi secara global.
“Dengan sistem amper, energi yang dibayar sesuai pemakaian. Itu sangat berpengaruh pada efisiensi,” jelasnya.
Selain itu, Dinas Perkim juga mengganti lampu jalan lama berwarna kuning yang boros energi—bahkan mencapai 300 hingga 600 watt—dengan lampu LED hemat energi.
“Lampu LED cukup 150 watt, bahkan di jalan lingkungan hanya 60–90 watt, tapi pencahayaannya jauh lebih terang,” tambahnya.
Bustari menyebutkan, potensi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tenaga listrik atau pajak penerangan jalan di Sarolangun mencapai sekitar Rp1,3 miliar per bulan, atau sekitar Rp17 miliar per tahun.
“Pemakaian listrik PJU kita jauh di bawah angka tersebut. Ini artinya masih sangat aman dan efisien,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Bupati H. Hurmin dan Wakil Bupati Gerry Trisatwika, program penerangan jalan terus digencarkan oleh Dinas Perkim. Hasilnya kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ribuan lampu jalan yang terpasang membuat Kota Sarolangun dan sekitarnya semakin terang benderang di malam hari, meningkatkan kenyamanan, keamanan, sekaligus efisiensi penggunaan anggaran daerah. (*)