"Saat ini ekonomi daerah cukup baik, daya beli masyarakat cukup bagus, kemudian juga angka pengangguran juga turun, kemiskinan juga turun, baik hari ini rasio juga cukup bagus, jadi kerjasama Pemprov dan Bank Indonesia terus mengawal inflasi dengan tim inflasi daerah, hanya sekarang masih tinggi harga cabai, yang tak menentu. Jambi termasuk nomor 5 di Indonesia yang ekonominya baik,” imbuhnya.
Pada saat sesi wawancara dengan para awak media Gubernur Al Haris kembali menyampaikan bahwa Perwakilan Bank Indonesia Jambi sangat banyak membantu Pemerintah Provinsi Jambi, yang berperan langsung membangun ekonomi daerah melalui berbagai inisiatif pengembangan UMKM, ekonomi dan keuangan juga mendorong ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing, demi mewujudkan Provinsi Jambi yang lebih maju dan sejahtera secara berkelanjutan.
"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Warsono sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi terdahulu atas sikap pro aktif memberikan masukan kepada pemerintah daerah, membantu Pemerintah Provinsi Jambi dalam menumbuhkan perekonomian yang berkelanjutan, salah satunya dengan membantu dan mendampingi tumbuh kembang UMKM Jambi. Kami yakin dan berdoa agar Bapak Warsono selalu sukses dan lancar dalam menjalankan amanahnya ditempat yang baru, aamiin ya Rabbal alaamiin,” tutur Gubernur Al Haris.
“Dan selamat datang kepada Kepala Bank Indonesia Jambi yang baru, Bapak Tedy Arief Budiman. Kami yakin Bapak dapat meneruskan kinerja yang lebih baik, mendampingi dan menjaga pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi dengan inovasi-inovasi yang jauh lebih baik. Saya berharap ke depan kerja sama dan sinergisitas yang selama ini terjalin baik dapat terus dipertahankan untuk membangun Provinsi Jambi lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing," pungkas Gubernur Al Haris
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas peran besar dalam bermitra dengan Bank Indonesia Perwakilan Jambi. Ia juga menyebut promosi Warsono sebagai bentuk kepercayaan dan tantangan baru setelah ditempa di Jambi.
“Pak Warsono kami promosikan. Terima kasih Pak Gubernur Al Haris yang telah ikut mendidik anak kami menjadi pemimpin BI yang sukses. Setelah ditempa di Jambi, kini kami beri tantangan di Jayapura. Insya Allah sukses dan ke depan akan terus berprestasi,” ujar Perry Warjiyo.
Pada kesempatan ini Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo juga menyampaikan beberapa buah pantun khas Melayu, bahwa Bank Indonesia adalah mitra strategis pemerintah daerah. Selain itu, ia juga memaparkan lima fokus utama BI di Provinsi Jambi, yakni:
1. Pemenuhan kebutuhan uang layak edar hingga pelosok, terutama menjelang Ramadhan.
2. Stabilitas harga dan pengendalian inflasi, termasuk penguatan ketahanan pangan dan kerja sama antar daerah.
3. Mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui hilirisasi komoditas unggulan seperti sawit dan karet.
4. Penguatan ekonomi kerakyatan, pembinaan UMKM, ekonomi syariah, serta pemberdayaan pondok pesantren.
5. Digitalisasi sistem pembayaran, melalui perluasan QRIS dan elektronifikasi transaksi keuangan pemerintah daerah.