Gubernur Al Haris mengakui bahwa penanganan Karhutla tidak mudah karena berkaitan dengan budaya lama masyarakat membuka lahan dengan cara membakar.
"Tidak mudah kita menghentikan budaya nenek moyang kita setiap kemarau bakar lahan, budaya manak dan menebas. Padahal sudah ada Inpres yang melarang. Pelan-pelan budaya ini harus kita ubah, kita edukasi masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar," tegasnya.
Di akhir arahannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi kekompakan antara Kepala Daerah, DPRD, dan Forkopimda di Kabupaten Bungo.
"Terima kasih atas kerjasama yang baik antara DPRD, pimpinan daerah, dan Forkopimda. Kalau kita kompak bersama-sama, maka semua jalan akan dimudahkan oleh Allah SWT. Meski tantangan berat dan kita semua efisiensi, tapi jangan berhenti untuk berinovasi," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Bungo Dedi Putra menyampaikan salam dan shalawat serta ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. "Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Jambi beserta istri, Anggota DPR RI, rekan-rekan para bupati, wali Kota se-Provinsi Jambi, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, rekan-rekan Forkopimda yang telah hadir bersama-sama memperingati hari bersejarah bagi daerah yang kita cintai ini, Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun," ujar Bupati Dedi Putra.
Dikatakannya, usia 61 tahun merupakan perjalanan yang sangat panjang bagi Kabupaten Bungo yang diwarnai dengan capaian dan tantangan.
"Hari ini kita berbahagia, 61 tahun perjalanan Kabupaten Bungo merupakan sebuah perjalanan yang sangat panjang yang diwarnai berbagai capaian dan tantangan. Pembangunan yang kita nikmati hari ini tidak terlepas dari jasa dan pengabdian serta kerja keras para pemimpin terdahulu," katanya.
"Kita patut menghargai fondasi yang telah dibangun, sekaligus menyadari bahwa masih terdapat pekerjaan rumah dan cita-cita pembangunan yang harus kita lanjutkan dan kita tuntaskan bersama-sama," tambahnya.
Ia juga menyadari bahwa memimpin daerah dengan beragam potensi dan tantangan bukan tugas yang ringan, apalagi di tengah kondisi keuangan daerah yang sangat terbatas saat ini.
"Saya menyadari bahwa memimpin daerah dengan beragam potensi dan tantangan bukan tugas yang ringan. Namun dengan kebersamaan, dukungan dan kerja keras kita semua, saya yakin setiap persoalan yang kita hadapi dapat kita atasi. Dengan kondisi keuangan yang sangat terbatas sekarang, kita harus memanfaatkan peluang yang sebaik-baiknya," tegasnya.
Bupati Bungo tersebut juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas kerja.
"Mari kita terus meningkatkan kualitas kerja kita, mengambil keputusan secara bijaksana dan objektif, dan memastikan setiap kebijakan memberi manfaat untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bungo, dengan mengedepankan kebersamaan, keadilan, dan semangat gotong royong serta komitmen kita untuk kerja bersama demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Bungo," pungkas Bupati.