Pendidikan

Pelatihan Shibori di LPKA Muara Bulian Bekali Anak Binaan dengan Keterampilan Masa Depan

0

0

jambidalamberita |

Rabu, 07 Okt 2026 13:42 WIB

Reporter : Ed

Editor : Kurniawan

Anak binaan LPKA Muara Bulian mengikuti pelatihan batik teknik shibori, Rabu (7/10/2026). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, MUARA BULIAN — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian terus berupaya memberikan bekal keterampilan bagi anak binaan sebagai persiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Salah satunya dilakukan melalui pelatihan pembuatan batik dengan teknik celup shibori yang digelar di Aula Siginjai LPKA Muara Bulian, Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan peserta program magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Pelatihan diikuti 10 anak binaan yang merupakan siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sungai Buluh Mandiri, serta sejumlah pegawai LPKA Muara Bulian.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai teknik batik celup atau jumputan, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan motif kain menggunakan teknik shibori khas Jepang.

Baca Juga:

Sidang Korupsi Pengadaan Tanah Ujung Jabung, Terdakwa Angga Ajukan Eksepsi dan Minta Dibebaskan

Tutor dari peserta magang Kemnaker, Intan, mengatakan teknik shibori dipilih karena proses pembuatannya cukup dinamis sekaligus melatih ketelitian dan kreativitas peserta dalam menghasilkan berbagai motif.

“Pelatihan ini kami rancang agar mudah dipahami, namun tetap menghasilkan karya yang bernilai seni tinggi. Kami mengajarkan teknik lipat, ikat, dan celup shibori. Antusiasme para peserta, terutama anak-anak binaan, sangat luar biasa dalam mengeksplorasi warna dan pola,” ujar Intan.

Keseruan mengikuti pelatihan juga dirasakan Refi, salah satu anak binaan yang menjadi peserta. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus keterampilan yang dapat bermanfaat bagi masa depannya.

“Jujur ini seru banget dan jadi pengalaman baru buat saya. Dari awal melipat kain sampai mencelupkan ke pewarna, hasilnya selalu bikin penasaran. Keterampilan ini pastinya jadi bekal yang berharga buat saya nanti setelah keluar dari sini,” kata Refi.

Baca Juga:

Sekda Batang Hari Tinjau PJJ di SMPN 21 untuk Pastikan Pembelajaran Tetap Berjalan

Sementara itu, Kepala LPKA Muara Bulian menegaskan bahwa kolaborasi dengan peserta magang Kemnaker merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung pembinaan kemandirian anak binaan.

Menurutnya, keterampilan praktis seperti pembuatan batik shibori dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, melatih kesabaran, sekaligus mempersiapkan anak binaan agar memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi bersama peserta magang Kemnaker ini. Keterampilan praktis seperti batik shibori tidak hanya mengasah kreativitas dan melatih kesabaran anak binaan, tetapi juga menjadi modal kemandirian ekonomi mereka kelak. Kami ingin memastikan waktu mereka di sini diisi dengan hal-hal yang produktif dan bermanfaat,” pungkasnya.

Pelatihan batik shibori tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan keterampilan semata, tetapi dapat menjadi salah satu bekal bagi anak binaan untuk mengembangkan potensi dan kemandirian setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER