Metronews

Dampingi Raja Juli, Al Haris Tinjau Konservasi Gajah dan Hutan Desa

0

0

jambidalamberita |

Senin, 28 Sep 2026 19:40 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Gubernur Al Haris bersama Menhut Raja Juli Antoni meninjau konservasi gajah di Tebo, Jambi, Senin 28 September 2026 - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris mendampingi Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni meninjau sejumlah lokasi konservasi gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) dan pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Kabupaten Tebo dan Bungo, Senin (28/09/2026).

Kunjungan diawali dengan peninjauan kawasan konservasi gajah di Kabupaten Tebo. Di lokasi tersebut, Al Haris dan Raja Juli Antoni melihat langsung upaya perawatan satwa, termasuk penyediaan pakan serta kegiatan edukasi.

Gambar

Al Haris menilai petugas yang menangani konservasi gajah telah melakukan berbagai upaya dalam merawat satwa tersebut.

“Bukan kami cerita, jadi hari ini saya dan Pak Menteri pertama melihat bagaimana teman-teman di Tebo khususnya di kawasan konservasi gajah. Mereka luar biasa merawat gajah-gajah kita dari mulai nanam rumput untuk makanan gajah, merawatnya dan sebagainya bahkan juga ada edukasi-edukasi di situ,” ujar Al Haris.

Baca Juga:

Sekda Batang Hari Tutup Festival Danau Letang 2026, Datuk Panglimo Juara Pacu Perahu

Selain melihat pengelolaan konservasi, Menteri Kehutanan juga menyerap aspirasi masyarakat terkait konflik gajah. Warga menyampaikan keluhan mengenai populasi gajah yang terus bertambah dan mulai mengganggu lahan masyarakat.

Dari Tebo, rombongan kemudian meninjau kawasan hutan lindung yang dikelola sebagai hutan desa di wilayah Kabupaten Bungo.

Dalam kunjungan tersebut, Al Haris menyebut masyarakat turut berperan menjaga kawasan hutan dan sungai melalui tradisi Lubuk Larangan.

“Pak Menteri tadi melihat bagaimana warga masyarakat menjaga hutan, menjaga sungai Lubuk Larangan sehingga ini contoh luar biasa. Ke depan kami akan mengajukan desa-desa yang rawan untuk dijadikan hutan desa,” katanya.

Baca Juga:

JPU Tuntut Helen Dian Krisnawati 20 Tahun Penjara, Aset dan Saldo Rekening Diminta Dirampas Negara

Dalam kunjungan tersebut, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak juga menjadi perhatian.

Menhut Raja Juli Antoni mengatakan tim gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan penyekatan api dan operasi water bombing.

“Tim sudah ke sana, sudah mulai menyekat api, WB juga jalan terus, sudah mulai proses pendinginan,” ujarnya.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI