JAMBIDALAMBERITA.ID, BATANG HARI – Kebakaran lahan milik masyarakat terjadi di kawasan perkebunan karet, RT 09 RW 03, Kelurahan Bajubang, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, Senin (7/9/2026) malam.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Bajubang, TNI, Damkar Kecamatan Bajubang, serta Tim Damkar PT Pertamina berhasil mengendalikan api setelah melakukan pemadaman selama kurang lebih dua jam.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2.500 meter persegi atau sekitar 25 tumbuk. Lokasi kebakaran berada pada koordinat 1°47'32" Lintang Selatan dan 103°20'32" Bujur Timur.
Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang saksi bernama Daniel (35) kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada piket Polsek Bajubang.
Mendapat laporan, Kapolsek Bajubang Iptu Yudha Rengga Permana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama lima personel langsung menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 18.45 WIB dan segera melakukan pengecekan sekaligus upaya pemadaman.
Pemadaman dilakukan bersama Tim Damkar Kecamatan Bajubang dan satu personel TNI. Sekitar pukul 19.30 WIB, Tim Damkar PT Pertamina turut datang untuk membantu proses pemadaman.
Berkat kerja sama seluruh tim, kobaran api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 20.15 WIB.
“Setelah api padam kami lanjutkan pendinginan agar tidak ada titik api yang menyala kembali,” ujar Kapolsek Bajubang.
Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik H. Mas'ut (alm) dan saat ini digarap oleh Sukisno (53), seorang karyawan Pertamina yang berdomisili di Kelurahan Kenali Asam, Kota Jambi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, jumlah kerugian materiel masih dalam proses pendataan.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polsek Bajubang.
Polsek Bajubang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Cara tersebut berisiko menyebabkan api menyebar dan sulit dikendalikan, terutama saat kondisi lahan dan cuaca mendukung terjadinya kebakaran.