- JAMBIDALAMBERITA.ID, BATANG HARI – Kepolisian Resor (Polres) Batang Hari memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Asy Syurtha, Mako Polres Batang Hari, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB hingga selesai tersebut dihadiri Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol Roslinda RM, S.Pd., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Batang Hari, para Kapolsek jajaran, ASN Polres Batang Hari, serta Ketua Bhayangkari Cabang Batang Hari Ny. Rika Arya Tesa.
Turut hadir sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut Ustaz H. Zainuri, S.Ag.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ka SPKT Polres Batang Hari Ipda Sagiman, S.Pd.I., kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan Bripda M. Ismi Triwibowo.
Dalam sambutannya, Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahmana mengajak seluruh personel Polri, khususnya jajaran Polres Batang Hari, menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian.
“Jadilah diri kita pemimpin yang berakhlak mulia sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah. Pemimpin yang punya hati nurani, yang setiap tutur katanya merupakan pemecah masalah, bukan menjadi sumber masalah,” tegas Arya.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW penting diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian agar setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, melalui Polri Presisi kita wujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” ujarnya.
Setelah sambutan Kapolres, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah dan tausiyah yang disampaikan Ustaz H. Zainuri, S.Ag.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Zainuri menjelaskan kondisi masyarakat sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW yang berada dalam masa Jahiliyah. Pada masa tersebut, kehidupan masyarakat ditandai dengan kerusakan moral, akidah, ketidakadilan, serta berbagai bentuk kezaliman.
Kelahiran Nabi Muhammad SAW kemudian membawa perubahan besar dalam peradaban manusia. Rasulullah SAW mengangkat manusia dari kehidupan yang penuh kegelapan menuju jalan keadilan dan kemuliaan akhlak.
Ustaz Zainuri juga menjelaskan tiga fungsi utama dari diutusnya Nabi Muhammad SAW.