JAMBIDALAMBERITA.ID, JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi kembali menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Periode II. Rangkaian wisuda yang mencakup Sarjana ke-72, Magister ke-45, dan Doktor ke-21 tersebut diikuti sebanyak 1.463 lulusan dari tujuh fakultas dan Program Pascasarjana.
Prosesi Wisuda Periode II sesi kedua digelar di Auditorium Chatib Quzwain UIN STS Jambi, Minggu (23/8/2026). Sebanyak 790 wisudawan dari berbagai fakultas dan Program Pascasarjana mengikuti prosesi pada sesi tersebut.

Rinciannya, sebanyak 143 lulusan berasal dari Program Pascasarjana, 594 lulusan dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, serta 53 lulusan dari Fakultas Dakwah.
Dalam sambutannya, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menyampaikan sejumlah capaian sekaligus perkembangan yang terus dilakukan kampus dalam memperkuat kualitas pendidikan dan kelembagaan.
Menurutnya, UIN STS Jambi terus melakukan pembenahan dan penguatan di berbagai sektor sebagai upaya membangun ekosistem akademik yang semakin baik serta meningkatkan mutu lulusan secara berkelanjutan.
“Kami terus melakukan pembenahan dan penguatan kelembagaan,” ujar Kasful Anwar.
Ia menegaskan, berbagai upaya tersebut berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu capaian yang berhasil diraih UIN STS Jambi adalah akreditasi perguruan tinggi dengan predikat Unggul.
Selain itu, UIN STS Jambi kini telah memiliki 30 guru besar. Kampus juga terus memperkuat publikasi ilmiah melalui jurnal bereputasi internasional.
Rektor menyebut, dua jurnal milik UIN STS Jambi sedang diarahkan untuk terindeks Scopus. Di sisi lain, universitas juga terus mengembangkan program studi baru guna memperluas akses dan layanan pendidikan.
Saat ini, UIN STS Jambi memiliki 55 program studi, termasuk tiga program studi baru jenjang sarjana dan dua program studi baru jenjang magister.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperkuat layanan akademik dan kelembagaan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan.