Pendidikan

Wali Kota Maulana Mulai Bangun Masjid Baitunnadiyah di Eks Payo Sigadung, Dorong Transformasi Kawasan Jadi Religius dan Produktif

0

0

jambidalamberita |

Minggu, 23 Agu 2026 05:50 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Wali Kota Jambi Maulana melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitunnadiyah di kawasan eks Payo Sigadung Pucuk, Jalan Syailendra, Sabtu (22/8/2026) - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID,Jambi - Kawasan eks Payo Sigadung Pucuk, Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, mulai memasuki babak baru.

Kawasan yang sebelumnya sempat mendapat stigma negatif kini diarahkan menjadi lingkungan yang lebih religius, produktif, dan bermartabat melalui pembangunan fasilitas keagamaan serta pemberdayaan masyarakat.

Perubahan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitunnadiyah yang dilakukan Wali Kota Jambi Maulana bersama Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah dan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Sabtu 22 Agustus 2026.

Pembangunan masjid ini tidak hanya menjadi simbol hadirnya rumah ibadah baru, tetapi juga dirancang sebagai titik awal lahirnya pusat kegiatan masyarakat, mulai dari pendidikan keagamaan, pembinaan umat, kegiatan sosial, hingga penguatan ekonomi warga sekitar.

Baca Juga:

Tutup Festival Batanghari, Gubernur Al Haris Minta Semangat Proklamasi Membangun Negeri

Masjid Baitunnadiyah memiliki konsep arsitektur yang terinspirasi dari bunga teratai. Filosofi bunga tersebut menggambarkan kesucian, keteguhan, serta kemampuan untuk tetap tumbuh meskipun berada di lingkungan penuh tantangan.

Nilai tersebut dianggap selaras dengan semangat perubahan kawasan eks Payo Sigadung Pucuk, dari wilayah yang pernah memiliki citra negatif menuju kawasan yang lebih positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pembangunan masjid ini menariknya merupakan bentuk kepedulian pribadi Wali Kota Jambi Maulana bersama keluarga untuk mendorong perubahan sosial di kawasan tersebut.

Maulana mengatakan, Masjid Baitunnadiyah nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan peradaban umat.

Baca Juga:

Korban Gagal Berangkat Umrah PT Gema Suara Talbia Resmi Lapor Polresta Jambi

“Masjid ini bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga bagian dari upaya kita membangun peradaban umat. Kita ingin menghadirkan wajah baru kawasan ini agar menjadi kawasan yang memberikan manfaat dan memiliki nilai positif bagi masyarakat,” ujar Maulana. Maulana menjelaskan, pengembangan kawasan eks Payo Sigadung Pucuk tidak berhenti pada pembangunan masjid. Pemerintah Kota Jambi juga menyiapkan berbagai fasilitas yang dapat mendukung aktivitas masyarakat dan menggerakkan perekonomian lokal.

Ke depan, kawasan tersebut akan diarahkan memiliki berbagai aktivitas produktif seperti UMKM, kuliner, hingga kerajinan masyarakat.

“Selain untuk peradaban umat, di kawasan ini juga akan kita bangun berbagai fasilitas yang menampilkan ciri khas, seperti UMKM, kuliner, hingga kerajinan masyarakat. Jadi, kawasan ini nantinya tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas masyarakat dan ekonomi,” jelas Maulana. (Jambi Kota)

Baca Juga:

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Warga di Nipah Panjang Tanjab Timur

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga berencana melakukan pembebasan lahan sekitar 22 tumbuk di sekitar Masjid Baitunnadiyah untuk pembangunan fasilitas publik, termasuk ruang bermain dan playground bagi anak-anak.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER