Daerah

Madrasah MDTA Miftahul Hidayah di Lopak Aur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

0

0

jambidalamberita |

Senin, 10 Agu 2026 16:24 WIB

Reporter : Vo

Editor : Kurniawan

Petugas Damkarmat memadamkan kebakaran yang melanda bangunan MDTA Miftahul Hidayah di Desa Lopak Aur, Kecamatan Pemayung, Batang Hari, Senin (10/8/2026). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, BATANG HARI – Bangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Miftahul Hidayah di Desa Lopak Aur, RT 05, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, terbakar pada Senin (10/8/2026).

Kebakaran tersebut dibenarkan Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Batang Hari, M. Jasmin.

Jasmin mengatakan, laporan kebakaran diterima Mako Damkarmat Kabupaten Batang Hari sekitar pukul 10.45 WIB melalui sambungan telepon seluler.

“Memang benar, sekitar pukul 10.45 WIB Mako Damkarmat Kabupaten Batang Hari menerima laporan adanya kebakaran bangunan madrasah,” ujar Jasmin.

Baca Juga:

Akhirnya Cair, Gaji ke-13 dan THR PNS Kabupaten Batang Hari Mulai Ditransfer Hari Ini

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu Charlie (C) yang berjumlah sembilan personel langsung bergerak menuju lokasi kebakaran di Desa Lopak Aur RT 05, Kecamatan Pemayung.

Tim Damkarmat Batang Hari tiba di lokasi sekitar pukul 11.23 WIB. Jarak lokasi kebakaran dengan Mako Damkarmat Batang Hari mencapai sekitar 42 kilometer, sehingga membutuhkan waktu perjalanan cukup lama.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, api telah lebih dulu menghanguskan sebagian besar bangunan madrasah.

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan mobil pemadam Freedom dan mendapat bantuan satu unit mobil Damkarmat dari Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga:

Jambi Dilanda Panas dan Karhutla, Al Haris Serukan Salat Istisqa: “Mohon Allah Turunkan Hujan”

Menurut Jasmin, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di rumah penjaga madrasah. Api kemudian merembet hingga membakar bangunan MDTA Miftahul Hidayah.

“Diduga api berasal dari korsleting listrik di rumah penjaga madrasah, kemudian merembet ke bangunan madrasah,” jelasnya.

Petugas Damkarmat membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER