Jambidalamberita.id, JAMBI – PT Akulaku Finance Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia melalui Seminar Literasi Keuangan bertajuk #BeraniBeraksi di Kota Jambi, Selasa 30 juni 2026.

Seminar ini menghadirkan berbagai materi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak, pentingnya memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen, serta strategi pemasaran yang efektif di era digital.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai perlindungan konsumen, pentingnya menjaga keamanan data pribadi, serta mengenali berbagai potensi risiko dan modus kejahatan siber yang perlu diwaspadai dalam aktivitas keuangan digital.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Jambi, Mulyadi, yang mewakili Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha. Seminar ini juga dihadiri Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Jumiati.
Kehadiran unsur pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan menjadi wujud kolaborasi dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Sebagai perusahaan pembiayaan berbasis digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Akulaku Finance Indonesia memandang literasi keuangan sebagai fondasi penting agar masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Melalui kampanye #BeraniBeraksi, perusahaan secara konsisten menghadirkan program edukasi keuangan di berbagai daerah guna memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan keuangan, sekaligus mendorong penggunaan layanan keuangan digital secara lebih bertanggung jawab.
Tidak hanya membahas aspek perlindungan konsumen yang disampaikan oleh Asaduddin selaku Spesialis Senior Perlindungan Konsumen PT Akulaku Finance Indonesia, seminar ini juga menghadirkan kelas pemasaran digital bersama praktisi digital marketing sekaligus Founder Batoku, RD Azi Kusuma Wijaya.
Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan praktis mengenai strategi membangun kehadiran digital, memperluas jangkauan pasar, hingga mengoptimalkan berbagai platform digital untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Perpaduan materi literasi keuangan dan pemasaran digital diharapkan mampu memberikan bekal yang lebih komprehensif, khususnya bagi pelaku usaha mikro. Dengan demikian, peserta tidak hanya semakin cakap dalam mengelola keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital untuk meningkatkan daya saing usahanya.