Daerah

Bupati Muaro Jambi Dukung Pelebaran Jalan Simpang Mendalo, Siap Bantu Pembebasan Lahan untuk Atasi Kemacetan

0

0

jambidalamberita |

Kamis, 07 Mei 2026 17:13 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Bupati Muaro Jambi bersama jajaran terkait menghadiri rapat pembahasan pelebaran dan penambahan lajur Simpang Mendalo di BPJN Bina Marga Jambi - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung rencana pelebaran jalan dan penambahan lajur di kawasan Simpang Mendalo hingga batas Kota Jambi.

Langkah ini dinilai strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di salah satu jalur terpadat di Provinsi Jambi.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, saat menghadiri rapat pembahasan pelebaran dan pembangunan jalur dua di kawasan Simpang Mendalo. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bina Marga Jambi, Pasir Putih, Kota Jambi, Kamis (7/5/2026).

Turut mendampingi Bupati dalam agenda tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muaro Jambi Anjar Parbowo serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Budi Setiawan.

Fokus utama pembahasan dalam rapat tersebut adalah rencana pelebaran jalan serta pembangunan jalur dua dari Exit Tol Pijoan menuju Mendalo Darat hingga batas Kota Jambi. Ruas jalan ini merupakan bagian penting dari Lintas Timur Pulau Sumatera yang menghubungkan Provinsi Jambi dengan Riau, sekaligus terintegrasi dengan jalur Lintas Tengah Sumatera menuju Sumatera Barat.

Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi atas usulan pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi siap mendukung penuh, termasuk dalam proses sosialisasi kepada masyarakat serta membantu pembebasan lahan yang terdampak.

Menurutnya, tantangan pembebasan lahan yang sebelumnya sempat menemui penolakan kini dapat disikapi lebih baik, mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang lebih memadai.

“Pada tahun 2021 hingga 2022 memang banyak warga yang menolak. Namun seiring perkembangan dan bertambahnya volume kendaraan, pemerintah daerah siap melakukan sosialisasi. Jika hanya pagar yang terdampak, kami siap mengganti. Namun bila sudah menyangkut bangunan ruko, tentu perlu pembahasan lebih lanjut. Intinya, Pemkab Muaro Jambi sangat mendukung pembangunan ini,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, ST., MT, memaparkan data teknis terkait rencana peningkatan kapasitas jalan tersebut. Ia menjelaskan, untuk segmen Batas Kota Jambi–Simpang Rimbo, lebar jalan saat ini masih sekitar 7 meter dengan panjang penanganan mencapai 2,26 kilometer.

Kemudian, terdapat segmen lain dengan lebar jalan yang sama sepanjang 7,80 kilometer, serta tambahan penanganan pada ruas Batas Kota Jambi menuju Mendalo Darat Simpang Tiga sepanjang 0,30,km.

Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Edi Benny Cahyono, SIK., M.Si., menyoroti kondisi ruas Mendalo hingga batas kota yang saat ini menjadi salah satu titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya, titik paling krusial berada di kawasan gerbang utama Universitas Jambi (UNJA) dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, terutama saat jam masuk kuliah maupun pelaksanaan wisuda yang memicu lonjakan kendaraan secara signifikan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI