Jambidalamberita.id, JAMBI – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Muara Bulian terus mengembangkan metode pembinaan yang lebih terarah dengan menggelar skrining minat dan bakat bagi warga binaannya. Program ini difokuskan pada penguatan potensi di bidang seni, khususnya musik, sebagai bagian dari pendekatan pembinaan yang positif dan produktif.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 26 Maret 2026 ini dilaksanakan di lingkungan LPKA saat sesi pembinaan rutin. Melalui skrining tersebut, para pembina berupaya mengidentifikasi ketertarikan serta kemampuan dasar anak binaan, terutama dalam seni musik yang nantinya akan diarahkan ke kegiatan ekstrakurikuler marching band.
Pendekatan ini dipilih karena seni dinilai mampu menjadi media efektif untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus membangun karakter. Program marching band yang menjadi unggulan LPKA Muara Bulian diharapkan dapat menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana pembentukan disiplin dan kerja sama.
Proses penilaian dilakukan oleh instruktur berpengalaman di bidang musik, khususnya alat tiup dan perkusi. Para peserta menjalani uji praktik sederhana, seperti mencoba berbagai instrumen musik untuk melihat kemampuan ritme, koordinasi, serta kecenderungan minat terhadap jenis alat tertentu.
Dari hasil pengamatan tersebut, peserta kemudian dikelompokkan sesuai potensi masing-masing. Langkah ini bertujuan agar pembinaan yang diberikan lebih tepat sasaran dan mampu mengoptimalkan bakat yang dimiliki setiap anak binaan.
Kepala LPKA Muara Bulian, J. Kasogi Surya Fattah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang perlu digali dan dikembangkan secara tepat.
Ia menilai bahwa kegiatan seni seperti marching band tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga membentuk rasa percaya diri, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja dalam tim. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan anak binaan mampu memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat.
Melalui program ini, LPKA Muara Bulian berupaya menghadirkan pembinaan yang lebih humanis dan berorientasi pada pengembangan diri, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan berdaya saing melalui jalur seni.