Jambidalamberita.id, MUARASABAK- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanjab Timur, Jambi untuk melakukan tes urine terhadap puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan pegawai di lembaga tersebut.
"Yang di tes sebanyak100 orang, terdiri atas 90 warga binaan dan 10 pegawai, guna dijadikan sebagai sampel. Pemeriksaan dipilih secara acak oleh tim BNNK Tanjab Timur," kata Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Muhammad Askari Utomo di Tanjab Timur, Senin.
Ia menyebutkan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Oleh karena itu, pemeriksaan selain menyasar warga binaan, juga diberlakukan terhadap petugas.
Langkah itu, sebagai bentuk keteladanan dan komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).
"Pelibatan pegawai dalam tes urine, juga merupakan bagian dari menjaga integritas lembaga. Sekaligus bentuk pencegahan dan deteksi dini," katanya.
Sebenarnya secara internal, lanjut dia, tes urine rutin dilaksanakan sekali sepekan, baik secara acak, maupun terhadap warga binaan yang akan menjalani proses integrasi seperti bebas bersyarat.
"Pelaksanaan bersama BNNK dengan jumlah sampel yang lebih besar ini menjadi bentuk penguatan pengawasan, sekaligus transparansi," tegas Askari.
Menurut dia, seluruh proses pemeriksaan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai standar operasional yang berlaku.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, bahwa seluruh sampel baik dari Warga Binaan maupun pegawai, dinyatakan negatif narkotika.
Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Tanjung Jabung Timur Sakti Wijaya yang turut mengapresiasi langkah proaktif Lapas Narkotika Muara Sabak.
Melalui sinergi itu, pihaknya menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pemberantasan narkotika serta mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas.