Jambidalamberita.id, Jambi – Manajemen Bank Jambi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah atas terganggunya layanan digital yang hingga kini belum kembali normal. Gangguan tersebut berdampak pada operasional Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Mobile Banking.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menjelaskan bahwa proses pemulihan sistem masih berlangsung. Pihaknya membutuhkan waktu tambahan untuk menyelesaikan perbaikan sekaligus memperkuat infrastruktur teknologi perbankan.
“Kami informasikan bahwa layanan ATM dan Mobile Banking untuk sementara belum dapat beroperasi seperti biasa. Saat ini masih dilakukan proses pemulihan dan penguatan sistem,” ujarnya di Jambi, Minggu (1/3).
Menurutnya, tim teknis terus bekerja melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap sistem yang terdampak. Bank juga memastikan seluruh tahapan pemulihan dilakukan secara hati-hati guna menjaga keamanan data serta dana nasabah.
Untuk sementara waktu, nasabah yang ingin melakukan transaksi keuangan diimbau mendatangi kantor cabang Bank Jambi terdekat selama jam operasional.
Selain fokus pada pemulihan layanan, manajemen juga telah menempuh jalur hukum untuk mengusut penyebab gangguan. Melalui kuasa hukum, Bank Jambi resmi melaporkan dugaan tindak pidana ke Polda Jambi terkait indikasi pembobolan dana nasabah dalam jumlah besar yang terjadi pada 22 Februari 2026. Terdapat pula dugaan peretasan sistem oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Langkah hukum tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan sekaligus upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan daerah.
Nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan Customer Service di kantor cabang terdekat atau melalui Call Center resmi Bank Jambi di 1500-665. (*)