Jambidalamberita.id, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi berkomitmen meningkatkan kesejahteraan
marbot dan petugas keagamaan melalui fasilitasi kepesertaan
BPJS Ketenagakerjaan.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan kebijakan tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama Baznas serta sejumlah organisasi perangkat daerah. Program ini digulirkan bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha sebagai bentuk perlindungan sosial bagi para petugas rumah ibadah.
Menurut Maulana, pemerintah kota saat ini tengah melakukan pendataan
marbot, imam, guru mengaji, dan petugas keagamaan lainnya agar seluruhnya dapat terakomodasi dalam program jaminan ketenagakerjaan.
Langkah ini bertujuan memberikan rasa aman terhadap risiko kerja yang mungkin dihadapi saat menjalankan tugas sehari-hari.
Ia menilai peran
marbot dan petugas keagamaan sangat strategis, bukan hanya dalam menjaga kebersihan dan operasional masjid, tetapi juga dalam memperkuat fungsi rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat serta penguatan nilai sosial di tengah masyarakat.
Dalam kunjungannya ke Masjid Al-Ikhlas, RT 06 Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Maulana juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta untuk mendukung pembangunan rumah
marbot. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan petugas yang selama ini mengabdikan diri mengelola masjid.
Selain itu, dukungan lain turut disalurkan berupa bantuan CSR Rp20 juta dari Bank 9 Jambi, fasilitas wifi gratis dari Pemkot Jambi, serta paket sembako dari Baznas Provinsi dan Kota Jambi bagi warga sekitar.
Pemkot Jambi berharap berbagai dukungan tersebut tidak hanya memperkuat perlindungan sosial bagi
marbot dan petugas keagamaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lingkungan sekitar rumah ibadah. (*)