Metronews

Jelang Mudik Lebaran 2026, Kakorlantas Cek Tol Bayung Lencir–Tempino, Soroti Truk Over Dimensi

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 24 Feb 2026 09:05 WIB

Reporter : Yudi

Editor : Yudi

Irjen Pol. Agus Suryonugroho meninjau Jalan Tol Bayung Lencir–Tempino di Jambi dan memberikan keterangan pers di GT Pijauan hingga Exit GT Sebapo. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Jambi – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, melakukan peninjauan langsung ke ruas Tol Bayung Lencir–Tempino, Jambi. Kunjungan tersebut dilakukan dari Gerbang Tol Pijauan hingga Exit Gerbang Tol Sebapo sebagaiagian dari kesiapan Operasi Ketupat 2026 di jalur Trans Sumatera.

Dalam keterangannya, Agus menyebutkan bahwa pengecekan lapangan ini bertujuan memastikan pengamanan arus mudik dan arus balik berjalan optimal. Secara umum, kondisi lalu lintas di jalur Trans Sumatera dinilai cukup terkendali. Namun, ia masih menemukan kendaraan dengan muatan dan dimensi berlebih yang beroperasi di sejumlah titik.

Ia berharap saat pelaksanaan Operasi Ketupat nanti, kendaraan over dimensi tidak lagi beroperasi demi mengutamakan kelancaran dan keselamatan para pemudik.

Menurutnya, kehadiran Tol Bayung Lencir–Tempino memberi dampak positif terhadap distribusi arus kendaraan. Dengan adanya ruas tol tersebut, beban kendaraan yang sebelumnya menumpuk di jalur arteri kini bisa terbagi, sehingga kapasitas lalu lintas menjadi lebih seimbang.

Baca Juga:

Polda Sidik Kasus Pembobolan Dana Ratusan Nasabah Bank Jambi

“Arus kendaraan yang menuju Palembang, Riau hingga Sumatera Barat akan lebih lancar karena sudah terbagi antara jalur arteri dan tol,” ujarnya.

Untuk pengamanan di wilayah Jambi, Operasi Ketupat 2026 akan dipimpin Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar. Kepolisian setempat akan menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta penempatan personel di titik-titik strategis.

Selain itu, berbagai skenario pengaturan lalu lintas telah disiapkan, mulai dari rekayasa contra flow, sistem satu arah (one way), hingga pengendalian arus di simpul transportasi yang berpotensi padat. Seluruh langkah tersebut mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Tak hanya infrastruktur jalan, kesiapan sistem komando dan pengawasan juga menjadi perhatian. Optimalisasi command center, pemantauan CCTV, hingga pola penggelaran personel akan dimaksimalkan agar respons terhadap gangguan lalu lintas bisa dilakukan dengan cepat.

Agus menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik menjadi prioritas utama. Ia memastikan seluruh jalur yang akan dilalui pemudik terus dipantau agar berada dalam kondisi siap, baik dari sisi teknis maupun pengamanan di lapangan. (*)

 

 

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER