Jambidalamberita.id, BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin memperketat pengawasan harga pangan di seluruh kecamatan guna menjaga stabilitas pasar dan mengantisipasi lonjakan inflasi daerah.
Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi pengendalian inflasi yang dirangkaikan dengan sosialisasi Jaminan Produk Halal serta evaluasi Program 3 Juta Rumah. Kegiatan berlangsung secara daring dari Ruang MPC Bappeda Merangin dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, Rabu, 18 Februari.
Rakor yang terhubung melalui Zoom Meeting bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri itu membahas sejumlah isu strategis, mulai dari stabilitas harga bahan pokok, percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha, hingga dukungan pemerintah daerah terhadap program pembangunan rumah rakyat yang menjadi prioritas Pemerintah Pusat.
Usai mengikuti rapat, Wakil Bupati Merangin A. Khafidh menyampaikan bahwa kondisi harga sembilan bahan pokok di Kabupaten Merangin masih relatif terkendali dan belum menunjukkan gejolak signifikan.
"Kami laporkan bahwa kondisi pasar di Kabupaten Merangin terkait dengan sembilan bahan pokok harganya masih tetap stabil," ujar Wabup A. Khafidh.
Meski demikian, pemerintah daerah tidak ingin lengah terhadap potensi kenaikan harga.
Sebagai langkah antisipatif, Pemkab Merangin menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk terus melakukan pemantauan intensif di lapangan.
Pengawasan difokuskan agar harga jual komoditas tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yang telah ditetapkan.
Untuk menjamin ketersediaan stok dan mencegah kelangkaan, Wakil Bupati juga meminta Perum Bulog segera mendistribusikan komoditas strategis seperti Minyak Kita dan beras ke para mitra di pasar.
Distribusi ini diharapkan mampu meredam potensi kenaikan harga, terutama di Kecamatan Bangko serta pasar-pasar kecamatan lainnya.
"Tim TPID dari Ketahanan Pangan, Perindagkop, dan Pertanian sudah sepakat untuk turun langsung ke pasar-pasar memantau kondisi rill sesuai HET yang telah ditentukan," tambahnya.
Selain fokus pada pengendalian inflasi pangan, rapat koordinasi tersebut juga mengevaluasi kesiapan daerah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah sebagai upaya memperluas akses hunian layak bagi masyarakat di seluruh Indonesia.