Jambidalamberita.id, Sarolangun – Musyawarah Daerah (Musda) Ke-VI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Sarolangun resmi menetapkan Gerry Trisatwika, SE sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Sarolangun untuk periode 2026–2031. Musda tersebut digelar di Ballroom Abadi Hotel Sarolangun.
Musda dibuka langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi Drs. H. Cek Endra, serta dihadiri Bupati Sarolangun H. Hurmin, unsur Forkopimda, jajaran pengurus Golkar, dan pimpinan kecamatan Partai Golkar se-Kabupaten Sarolangun.
Dalam sidang pleno Musda, seluruh peserta sepakat secara mufakat menetapkan Gerry Trisatwika sebagai ketua terpilih untuk menakhodai Partai Golkar Sarolangun lima tahun ke depan.
Usai penetapan, Gerry menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh seluruh kader dan jajaran Partai Golkar Sarolangun.
“Alhamdulillah, Musda Ke-VI Partai Golkar Kabupaten Sarolangun telah berjalan lancar. Terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan,” ujar Gerry kepada awak media, 9 Februari 2026.
Ia menegaskan, ke depan Partai Golkar harus mampu menjadi motor penggerak yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sarolangun. Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah segera menyusun kepengurusan baru DPD II Golkar Sarolangun.
“Dalam waktu satu bulan, kepengurusan baru akan segera kita bentuk. Ini sejalan dengan komitmen bersama DPD I Golkar Provinsi Jambi untuk membenahi dan memperkuat struktur partai,” jelasnya.
Gerry optimistis, dengan kepengurusan baru akan lahir semangat baru untuk membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Sarolangun. Ia juga mengajak seluruh kader untuk kembali bersatu dan membuka ruang bagi kader-kader baru yang ingin bergabung.
“Golkar harus hadir dan bekerja untuk kepentingan masyarakat. Mari kita bersatu, bergotong royong, dan bekerja keras membesarkan Partai Golkar ke depan,” tegasnya.
Menatap Pemilihan Legislatif 2029, Gerry memasang target ambisius. Ia menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Sarolangun, seiring dengan bertambahnya jumlah kursi legislatif menjadi 35 kursi.
“Target minimal kita enam kursi di Pileg 2029. Bahkan, kita optimistis Golkar bisa kembali masuk unsur pimpinan DPRD dan menjadi kekuatan utama dalam kontestasi politik ke depan,” pungkasnya. (*)