Metronews

Banyak Gedung Sekolah Mulai Rusak, Disdik Kota Jambi Minta Kepala Sekolah Segera Lapor

0

0

jambidalamberita |

Jumat, 06 Feb 2026 08:21 WIB

Reporter : Wira

Editor : Wira

Kadis Pendidikan Kota Jambi, Sugiyono. ist

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Jambi – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi meminta seluruh satuan pendidikan untuk tidak menutup mata terhadap kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Pihak sekolah diminta segera melapor agar perbaikan dapat dipercepat melalui berbagai program revitalisasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiyono, menegaskan pelaporan kondisi gedung sekolah menjadi kunci utama agar pemerintah bisa segera mengambil langkah penanganan. Menurutnya, data kerusakan yang dilaporkan akan menjadi dasar pengajuan bantuan baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Sekolah diminta aktif menyampaikan kondisi bangunan, supaya bisa masuk program revitalisasi. Ini penting agar perbaikan tidak berlarut-larut,” ujar Sugiyono saat ditemui di Kecamatan Kota Baru, Kamis.

Berdasarkan pendataan Disdik Kota Jambi, hingga saat ini 14 SMP negeri dan swasta telah mengusulkan revitalisasi bangunan. Sementara itu, pada jenjang Sekolah Dasar tercatat 10 sekolah yang telah mengajukan perbaikan, menandakan masih banyak gedung pendidikan yang membutuhkan perhatian serius.

Baca Juga:

PLTA Merangin Hidro Beberkan Data Air Danau Kerinci Menyusut: Bukan Karena Operasional Pembangkit

Sugiyono menyebutkan, sebagian sekolah yang mengalami kerusakan saat ini mulai ditangani melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan, serta program fisik pemerintah daerah yang dikerjakan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi.

Program revitalisasi difokuskan pada sekolah dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat, dengan catatan pengajuan harus memenuhi persyaratan administrasi dan teknis yang telah ditetapkan.

Secara keseluruhan, Kota Jambi memiliki 74 SMP yang terdiri dari 25 sekolah negeri dan sisanya swasta. Sementara jumlah SD mencapai 202 sekolah, dengan 162 di antaranya berstatus negeri.

“Perbaikan sarana pendidikan terus kami dorong agar kegiatan belajar mengaar berlangsung lebih aman dan nyaman bagi siswa,” kata Sugiyono. (*)

 

 

 

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER