Metronews

PLTA Merangin Hidro Beberkan Data Air Danau Kerinci Menyusut: Bukan Karena Operasional Pembangkit

0

0

jambidalamberita |

Jumat, 06 Feb 2026 08:05 WIB

Reporter : Iqbal

Editor : Wira

PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) akhirnya angkat bicara terkait menyusutnya debit air Danau Kerinci yang belakangan ramai diperbincangkan publik. ist - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, KERINCI – PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) akhirnya angkat bicara terkait menyusutnya debit air Danau Kerinci yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Pihak PLTA memaparkan data dan penjelasan teknis untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Humas PT KMH, Aslori, menegaskan bahwa penurunan volume air danau bukan disebabkan oleh aktivitas operasional PLTA, melainkan akibat penurunan curah hujan yang signifikan sepanjang Januari 2026.

“Data yang kami miliki menunjukkan curah hujan berada pada level sangat rendah. Kondisi inilah yang berdampak langsung terhadap debit air Danau Kerinci,” ujar Aslori.

Ia memaparkan, hasil analisis menunjukkan intensitas hujan selama Januari berada jauh di bawah normal. Bahkan, kondisi tersebut sempat mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan langkah teknologi modifikasi cuaca berdasarkan pertimbangan teknis dan mitigasi risiko.

Baca Juga:

55 Tahun di Indonesia, Toyota Perluas Line-up Hybrid EV Terjangkau di IIMS 2026

Aslori menjelaskan, dalam operasionalnya PLTA Merangin Hidro membutuhkan pasokan air sekitar 100 meter kubik per detik. Namun kebutuhan tersebut tidak sepenuhnya bergantung pada Danau Kerinci.

“Sebagian besar pasokan air justru berasal dari Sungai Batang Merangin,” katanya.

Menurutnya, PLTA hanya memanfaatkan sekitar 40 persen air dari Danau Kerinci untuk menggerakkan tiga unit turbin, sementara 60 persen lainnya berasal dari sungai utama dan anak-anak sungai di sekitar area PLTA.

Ia menambahkan, keberadaan Danau Kerinci selama ini justru berperan penting dalam menjaga keseimbangan sistem aliran air, terutama saat debit danau berada pada kondisi tinggi.

Berdasarkan pemaparan data tersebut, Aslori menepis anggapan bahwa PLTA Merangin Hidro menjadi penyebab utama menyusutnya air Danau Kerinci. Ia mengajak semua pihak untuk menyikapi persoalan ini secara objektif, proporsional, dan berbasis data. (*)

 

 

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER