“Kami harap Regional 4 dapat mempermudah proses pengajuan bantuan dana TJSL di BRI, mulai dari survei lapangan hingga pencairan. UMKM adalah penggerak utama ekonomi kerakyatan,” tegas Djokas.
Senada dengan itu, anggota Komisi 2 DPRD Kota Jambi, Abdul Taif, turut memberikan masukan terkait program lingkungan, khususnya pembangunan lubang biopori. Ia mengusulkan agar ke depan ukuran lubang biopori diperbesar agar daya serap air semakin optimal.
“Lubang biopori yang menggunakan botol galon sangat baik, tetapi alangkah lebih baik jika diameter lubang diperbesar hingga satu meter dengan menggunakan polongan air. Jika dibuat dalam jumlah besar di Kota Jambi, manfaatnya akan semakin terasa,” ujarnya.
Melalui sinergi antara PTPN IV Regional 4 Jambi dan Komisi 2 DPRD Kota Jambi ini, diharapkan program TJSL dapat semakin tepat sasaran, mendorong pertumbuhan UMKM, sekaligus memperkuat upaya pelestarian lingkungan demi keberlanjutan pembangunan di Kota Jambi.