Jambidalamberita.id, Jambi – Keberadaan tempat hiburan malam
Helen’s Play Mart kembali menuai sorotan tajam. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi turun tangan menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dinilai telah memicu dampak sosial negatif di tengah masyarakat.
Sorotan tersebut mencuat setelah Aliansi Masyarakat Adat Melayu Jambi Bersatu (
Alat Jitu) kembali menyuarakan aspirasi mereka dalam rapat bersama sejumlah anggota
DPRD Kota Jambi.
Pertemuan yang digelar di Gedung DPRD itu berlangsung cukup intens dan diwarnai desakan agar pemerintah bertindak tegas.
Wakil Ketua Komisi I
DPRD Kota Jambi, Muhammad Zayadi, mengungkapkan bahwa masyarakat sekitar menilai aktivitas usaha tersebut tidak sejalan dengan nilai adat dan budaya Melayu Jambi. Menurutnya, aspek sosial menjadi perhatian serius selain persoalan administratif.
“Bukan hanya soal izin, tetapi juga dampak sosialnya. Setiap aktivitas usaha harus menghormati adat istiadat dan norma budaya yang berlaku di Kota Jambi,” ujarnya.
DPRD bersama instansi terkait kini tengah melakukan kajian ulang terhadap berbagai aspek yang berpotensi melanggar ketentuan, mulai dari kesesuaian perizinan, jenis aktivitas usaha, hingga pengaruhnya terhadap tatanan sosial masyarakat sekitar.
Namun, keputusan final belum diambil.
Pemerintah Kota Jambi diberi waktu untuk melakukan konsolidasi internal dan peninjauan lanjutan. Rapat pun disepakati diskors selama satu minggu sebelum hasil kajian diputuskan.
Di sisi lain, Koordinator Lapangan
Alat Jitu, Raden Syahiransyam, menegaskan bahwa pihaknya tetap bersikukuh meminta penutupan
Helen’s Play Mart. Ia menilai keberadaan tempat hiburan tersebut berpotensi merusak generasi muda serta bertentangan dengan nilai-nilai adat Melayu Jambi.
“Kami meminta pemerintah bersikap tegas. Jangan sampai adat dan masa depan generasi muda dikorbankan,” tegasnya.
Hingga kini, polemik
Helen’s Play Mart masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik. Keputusan pemerintah daerah dalam waktu dekat dinantikan sebagai penentu arah penertiban usaha hiburan di Kota Jambi. (*)