Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan peralatan produksi. Pendanaan hibah juga dimanfaatkan untuk pendampingan digitalisasi rantai pasok menggunakan spreadsheet digital serta pelatihan pemasaran digital berbasis Search Engine Optimization (SEO).
Dengan demikian, pendampingan yang diberikan mencakup aspek teknologi produksi, pengelolaan rantai pasok hingga strategi pemasaran digital.
Kepala DPP Kota Jambi, Dr. Nella Ervina, mengapresiasi sinergi antara Kemdiktisainstek, Politeknik Jambi dan pelaku UMKM lokal dalam mendorong peningkatan daya saing usaha.
Kehadiran DPP Kota Jambi dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan dan hilirisasi produk olahan pangan khas Jambi.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah dan pelaku usaha dinilai penting untuk membantu UMKM meningkatkan kualitas produksi, efisiensi usaha serta memperluas jangkauan pemasaran.
Sementara itu, Pemilik UMKM Lapis Angso Duo, Fitri Lidia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemdiktisainstek, Politeknik Jambi serta DPP Kota Jambi atas dukungan yang diberikan.
“Bantuan alat produksi dan pendampingan manajemen ini menjadi dorongan besar bagi usaha kami untuk menjaga kualitas produk roti lapis secara konsisten sekaligus memenuhi peningkatan permintaan pasar,” ujar Fitri.
Fitri juga menyampaikan terima kasih kepada Politeknik Jambi yang telah berperan dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya di Provinsi Jambi.
Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak UMKM di Jambi yang memperoleh manfaat dari pendampingan maupun pengembangan teknologi.
“Semoga ada banyak lagi UMKM yang bisa bekerja sama dan menjadi mitra bisnis Politeknik Jambi,” pungkasnya.