Dalam pesan penutupnya, Ustaz Saifuddin secara khusus mengajak generasi muda untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam menjalani kehidupan.
Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok teladan sempurna dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari akhlak, kepemimpinan hingga kepedulian sosial.
“Akhlak Rasulullah harus menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter dan bermanfaat bagi sesama,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai kejujuran, disiplin dan tanggung jawab sejak dini sebagai bekal bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah ini, diharapkan semangat generasi muda untuk meneladani akhlak Rasulullah semakin kuat. Dengan demikian, akan lahir generasi yang cerdas, memiliki kepedulian sosial tinggi, berkarakter dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi di Masjid Baiturrahmah berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan makan bersama seluruh jemaah.
Kebersamaan warga semakin terasa dalam kegiatan tersebut. Konsumsi untuk para jemaah merupakan hasil partisipasi masyarakat Muslim dari 10 RT dan dua RW di kawasan Perumnas Muara Bulian. Makanan yang disiapkan dari rumah masing-masing kemudian dibawa ke masjid dalam bentuk paket.
Tradisi tersebut menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong, kepedulian sosial dan kebersamaan masyarakat Perumnas Muara Bulian, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.