JAMBIDALAMBERITA.ID, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Insan Pers sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Depati Payung, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Merangin, Kamis (6/8/2026), diikuti 60 insan pers yang menjadi mitra Diskominfo Merangin.
Mengusung tema "Membangun Sinergi dan Profesionalisme Media di Era Digitalisasi", bimtek tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi jurnalistik, mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan media, sekaligus meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.
Kepala Diskominfo Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program pemerintah daerah untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan, serta memperkuat profesionalisme wartawan agar mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik di era digital.
Menurut Ahmad, perkembangan teknologi informasi menuntut insan pers tidak hanya menguasai teknik jurnalistik, tetapi juga tetap menjunjung tinggi etika, akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam setiap pemberitaan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat komunikasi dengan rekan-rekan wartawan. Diskominfo selalu terbuka untuk berdiskusi mengenai berbagai perkembangan di Kabupaten Merangin," ujarnya.
Ia menambahkan, Bimtek Peningkatan SDM Insan Pers juga menjadi bagian dari komitmen Diskominfo dalam membangun kemitraan yang harmonis, profesional, dan saling mendukung dengan media.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Ahmad berharap para peserta semakin siap menghadapi perubahan dunia jurnalistik, mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, serta tetap menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi, menyamakan persepsi, dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan insan pers sehingga informasi yang diterima masyarakat benar-benar akurat, berkualitas, dan dapat dipercaya," katanya.
Pada kesempatan itu, Ahmad juga mengingatkan seluruh wartawan agar tetap berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik serta mematuhi ketentuan yang mengatur pers, keterbukaan informasi publik, dan aktivitas di ruang digital.
Ia menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan, melakukan fungsi kontrol sosial, serta memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang objektif, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan insan pers terus terjalin. Sajikan informasi berdasarkan fakta, akurat, berimbang, dan mampu menggambarkan berbagai perkembangan pembangunan di Kabupaten Merangin," tegasnya.