Jambidalamberita.id, JAMBI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi memastikan sebanyak 9.209 siswa tingkat SMP siap mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis digital yang akan dimulai pada 6 April 2026. Kesiapan ini mencakup 72 sekolah, baik negeri maupun swasta, dengan tingkat persiapan yang telah mencapai sekitar 90 persen.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kota Jambi, Zul Afni, menyampaikan bahwa berbagai tahapan telah dilalui untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian berbasis daring tersebut. Mulai dari penyelesaian administrasi, seperti pengisian formulir dan persetujuan orang tua, hingga pelaksanaan simulasi dan gladi bersih.
Simulasi TKA telah digelar pada 23 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kendala teknis, seperti kesiapan jaringan internet, perangkat komputer, serta kondisi ruang ujian. Hasil simulasi kemudian dievaluasi kembali melalui tahap gladi bersih yang berlangsung pada 9 hingga 17 Maret 2026.
Pada tahap akhir ini, Disdik melakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai temuan sebelumnya guna memastikan seluruh sarana dan prasarana telah siap digunakan saat pelaksanaan ujian.
TKA sendiri merupakan asesmen nasional terstandar yang bertujuan mengukur capaian akademik siswa pada akhir jenjang pendidikan. Ujian ini tidak bersifat wajib dan tidak menentukan kelulusan, serta diselenggarakan secara gratis oleh pemerintah. Fokus utama TKA adalah pada penguatan literasi dan numerasi, dengan hasil yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam seleksi pendidikan.
Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 6 hingga 16 April 2026. Ujian akan dibagi ke dalam empat gelombang dengan total 16 sesi. Setiap sekolah diberi fleksibilitas untuk menyelenggarakan hingga empat sesi per hari, menyesuaikan dengan kapasitas ruang dan ketersediaan perangkat.
Disdik Kota Jambi juga mengimbau pihak sekolah dan pengawas untuk memberikan pembinaan secara intensif kepada siswa. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan fisik dan mental peserta dalam menghadapi ujian yang menitikberatkan pada kemampuan literasi dan numerasi tersebut. (*)