Metronews

Pertemuan Elit Jambi Barat di Kediaman M. Syukur Picu Spekulasi Pilgub

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 24 Mar 2026 06:47 WIB

Reporter : Iqbal

Editor : Iqbal

Silaturahmi para kepala daerah Jambi wilayah barat di kediaman M. Syukur usai halal bihalal Idul Fitri 1447 H. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, BANGKO – Peta politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi kian dinamis. Senin (23/03) para kepala daerah dari Jambi Wilayah Barat tampak berkumpul di rumah dinas Bupati Merangin, M. Syukur.

Pertemuan tersebut sontak memicu spekulasi dan pembicaraan hangat publik terkait konsolidasi politik menuju kursi Jambi 1.

Para tokoh yang hadir bukan figur sembarangan. Tercatat ada Bupati Sarolangun Hurmin, Bupati Bungo Dedi Putra, Bupati Tebo Agus Rubiyanto, Bupati Kerinci Monadi, serta Wali Kota Sungaipenuh Alfin Bakar.

Berkumpulnya para pemegang basis massa di wilayah barat ini dianggap banyak pihak sebagai sinyal cikal bakal terbentuknya kesepahaman strategis.

Baca Juga:

Bupati Merangin M. Syukur Hadiri Open House Gubernur Al Haris, Perkuat Silaturahmi Pemprov, Pemda, dan Masyarakat

Meski dikemas dalam tajuk halal bihalal Idul Fitri 1447 H, kehadiran para bupati ini sulit dilepaskan dari konteks politik praktis.

Pasalnya, Jambi Wilayah Barat selama ini dikenal sebagai penentu kemenangan dalam kontestasi politik tingkat provinsi karena jumlah pemilih yang signifikan.

Bupati Merangin, M. Syukur, saat dikonfirmasi mencoba meredam spekulasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pertemuan itu murni silaturahmi biasa setelah menghadiri acara di rumah Gubernur.

"Alhamdulillah, tadi memang para kepala daerah datang berkunjung. Tapi kunjungan mereka dalam rangka bersilaturahim, bukan soal ini itu (politik). Kebetulan tadi ada acara halal bihalal di rumah gubernur, jadi mereka sekalian mampir," ujar M. Syukur dengan nada santai.

Baca Juga:

Kunjungan Membludak di Hari Kedua Idul Fitri, Lapas Muara Bulian Dipadati 381 Pengunjung

"Kalau pun acara halal bihalal itu diadakan di daerah lain, saya pasti akan berkunjung ke rumah bupati atau wali kotanya. Itulah bentuk dari tali silaturahim," tambah M. Syukur.

Meski membantah keterkaitan isu politik, bagi sejumlah kalangan, pertemuan ini dianggap sebagai langkah "curi start" untuk menyamakan persepsi antar-pemimpin daerah di wilayah barat.

Jika para bupati ini solid dalam satu komando, mereka berpotensi menjadi kekuatan tawar (bargaining power) yang sangat besar bagi kandidat lainnya.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI