Daerah

Utamakan Etika, Bupati M. Syukur Sampaikan Permohonan Maaf saat Halal Bihalal

0

0

jambidalamberita |

Sabtu, 21 Mar 2026 11:48 WIB

Reporter : Iqbal

Editor : Iqbal

Suasana kebersamaan Bupati M. Syukur bersama Wakil Bupati, Forkopimda, dan OPD dalam acara halal bihalal Idulfitri 1447 H di Bangko. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, BANGKO – Nuansa hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental di Rumah Dinas Bupati Merangin pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Momentum Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan Bupati Merangin, M. Syukur, untuk menggelar open house sekaligus halal bihalal bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati A. Khafidh, Sekretaris Daerah Zulhifni, Ketua DPRD Rivaldi, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah beserta staf.

Dalam sambutannya, M. Syukur menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjunjung tinggi adab dalam menjalankan tugas pemerintahan. 

Baca Juga:

Bupati Muhammad Fadhil Arif Sholat Idul Fitri Bersama Warga di Masjid Agung Al-Muhajirin,

Ia juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada para pejabat, khususnya yang memiliki usia lebih senior.

"Mungkin ada yang umurnya lebih tua daripada saya, gara-gara saya marahin, saya minta maaf. Saya marah itu karena posisi jabatan Bupati. Kalau soal umur, saya tidak berani," ungkap M. Syukur di hadapan para OPD.

Bupati menjelaskan bahwa amarah atau teguran yang pernah terlontar bukanlah didasari dendam pribadi atau kebencian, melainkan keinginan agar Merangin tidak terjebak dalam ego sektoral.

Menurutnya, membangun Merangin membutuhkan kerja kolektif yang cepat dan rasa memiliki (sense of belonging).

Baca Juga:

Momentum Idul Fitri, LPKA Muara Bulian Serahkan 54 Remisi Khusus untuk Anak Binaan, Satu Orang Langsung Bebas

Selain membahas soal adab dan profesionalisme, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mendekati masa purna tugas.

Ia mendorong agar masa-masa akhir jabatan diisi dengan dedikasi tinggi sebagai warisan yang baik bagi daerah.

"Yang sudah mau pensiun itu kalau bisa diberikan kenang-kenangan yang indah (prestasi). Jangan mau pensiun malah malas-malasan," tegasnya.

Menutup sambutannya, M. Syukur mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur karena telah berhasil melewati ujian di bulan suci Ramadhan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER